MBAK AISYAH BELAJAR MEMAINKAN RICIKAN GAMBANG

Memainkan ricikan gamelan, banyak yang mengatakan susah untuk memulainya. Apalagi memainkannya. Tetapi saya sudah membuktikan, bahwa hal itu tak selalu benar. Rata-rata mereka yang mulai belajar dari nol, sangat awal, dan sama sekali belum pernah memegang ricikan itu. Hari ini, Mbak Aura, Mbak Vina, dan MBak Aisyah; membuktikannya, bahwa mereka bertiga bisa memainkan Ricikan Gambang Kayu, dan mengiringi Gendhing Srepegan Manyura, hanya dalam waktu kurang dari satu jam. Memang, baru belajar memainkan pola dasar saja. Saya menyebutnya, memainkan menggunakan ’pola rumus dasar’. Untuk bisa memainkannya, diperlukan kemampuan mengatur dan mengendalikan irama, kecepatan, stabilitas, dan konsistensi pukulan. Itu yang utama. Kesulitan mereka yang baru belajar memainkan Ricikan Gambang Kayu, adalah kebanyakan berusaha menghitung jumlah pukulan. Padahal, yang diperlukan bukan menghitung, tetapi merasakan, dan melakukannya dengan penuh perasaan bagaimana seharusnya memainkannya. Namanya juga mahasiswi jurusan teknik dan sains, mereka lebih terbiasa dengan menghitung, dari-pada merasakan. Ini terjadi di ruang latihan bersama (RLB) Unit PSTK-ITB, di Campus Center Barat - ITB. Belajar memainkan ricikan gamelan, dengan suasana yang amat sangat berisik, very very very noisy, itu tak jelas tak mudah. Amat sangat mengganggu konsentrasi. Perlu kemampuan extra untuk bisa mengatasinya. Hanya dalam jarak kurang dari lima meter, ada sekelompok mahasiswa dan mahasiswi, yang sedang belajar menari. Entah bagaimana, menurut saya, belajar menari sebenarnya juga memerlukan konsentrasi dan kemampuan merasakan juga. Tetapi, suara yang dihasilkan sedemikian hingar-bingar. Berisik banget..... Terima-kasih untuk Mbak Vina, yang bersama sama memainkan Ricikan Gender Panembung, bersama saya, mengiringi awal permainan Ricikan Gambang Kayu yang dilakukan Mbak Aisyah. Lokasi: Ruang Belajar Bersama (RLB) PSTK-ITB Waktu: Minggu siang, 05 November 2023 Ricikan Gender Panembung : Mbak Vina Rickan Gender Pambarung: Bram Palgunadi Ricikan Gambang Kayu: Mbak Aisyah
Back to Top